Kuliah ATAU Tidak?

ilustrasi uni admin

Setelah lulus SMA pasti adik-adik semua dihadapkan pada dua pilihan. Pilihan demi kelangsungan hidup masing-masing. Setiap orang pastilah memiliki cita-cita, dan cita-cita yang dimiliki pastilah berbeda-beda. Pilihan apakah itu? Jawabannya adalah kuliah. Tidak peduli latar belakang adik-adik semua, pastilah ada keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.

Sebelum uni admin bahas, mari dipertanyakan kembali “untuk apa kita kuliah?”. Untuk apa ya? Yang  pasti adalah kuliah bisa menaikkan nilai jual kita di masyarakat dan dunia kerja. Walaupun banyak juga orang-orang yang menyatakan bahwa kuliah tidak penting, percayalah diak, uni sudah melihat dan merasakan banyak nilai positif yang didapat dari kuliah. Kita bisa menjadi lebih dewasa dan kritis dalam berfikir, mendapatkan bayaran yang lebih baik di dunia kerja, membanggakan orang tua, menjadi contoh yang baik bagi adiak-adiak di rumah, dan masih banyak lagi.

“Tapi kak, kuliah kan mahal.”

Owh. Pernyataan kedua ini banyak sekali menjadi alasan. Padahal pada kenyataannya banyak sekali beasiswa yang bertebaran. Kuncinya adalah kemauan untuk berkuliah, dan berkuliahlah, jika adik-adik tidak mendapatkan beasiswa di awal, tenang saja, di dalam sebuah kampus lebih banyak lagi beasiswa yang dapat dimanfaatkan. Uni sendiri sudah dua kali mendapatkan beasiswa, bukan menyombong diak, tapi membuktikan bahwa beasiswa itu ada.

“Iya sih, ada beasiswa, lalu bagaimana biaya sehari-hari?”

Jawabannya sangatlah mudah, banyak sekali cara-cara jitu dalam berhemat, kuncinya adalah sabar dan disiplin dalam mengatur keuangan. Tempat tinggal, tersedia banyak asrama, kosan murah, dan makanan hemat. Selalu ada cara untuk meraih kemenangan, yakinlah dan jangan mudah berputus asa. Di jaman yang memiliki tuntutan untuk hidup dengan kualifikasi tinggi maka kita harus berusaha keras. Bahkan untuk menghasilkan uang jajan sendiri juga banyak cara, mulai dari berjualan makanan ringan, menulis di koran lokal, atau mengajar. Uni sendiri bisa menghasilkan 600.000 untuk 8x mengajar dan intensitas waktu 1-2 jam per hari. Kalau uni bisa, pasti adiak-adiak juga bisa.

“Tapi un, saya tidak punya keahlian.”

Setiap orang memiliki potensi yang berbeda-beda, yang mana jika potensi tersebut diasah, apapun itu, dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat jika si pemilik potensi mau melatifnya. Maka untuk adiak-adiak yang nio ka Banduang, uni-uni disini siap menyambut dan mengayomi adiak-adiak menjadi generasi emas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: